ARTIKEL DAY 3 MATERI 3

 ARTIKEL DAY 3 MATERI 3



Dinda Aprilia Laudia 
25102990
S1-Gizi 

Future Ready Mindset

Future Ready Mindset adalah pola pikir yang mempersiapkan diri menghadapi perubahan, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas. Mindset ini tidak hanya membuat seseorang mampu bertahan, tetapi juga sigap, adaptif, dan mampu memanfaatkan perubahan sebagai peluang.

Orang dengan future ready mindset akan selalu terbuka terhadap hal-hal baru, mau belajar cepat, dan tidak mudah menyerah meski berada dalam situasi sulit.

 Pentingnya Future Ready Mindset, Perubahan zaman yang cepat menuntut setiap orang, termasuk mahasiswa, untuk memiliki sikap ini. Beberapa alasan mengapa future ready mindset penting antara lain:

1. Menghadapi Perubahan Cepat

Dunia kesehatan sudah memasuki era digital. Contohnya, munculnya rekam medis digital, penggunaan AI untuk diagnosa penyakit, dan standar medis internasional yang terus diperbarui. Tanpa kesiapan mental, tenaga kesehatan akan kesulitan beradaptasi.

2. Tuntutan Global

Dunia kerja kini mencari tenaga kesehatan yang tidak hanya menguasai keterampilan klinis, tetapi juga memiliki soft skills seperti komunikasi, kolaborasi, kepemimpinan, dan kemampuan berpikir kritis. mahasiswa kesehatan harus bisa bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di level internasional.

3. Persiapan Mental Sejak Dini

Mahasiswa dengan future ready mindset lebih tenang menghadapi tantangan, tidak mudah panik, dan mampu mengelola stres. Sebaliknya, mahasiswa tanpa mindset ini cenderung bingung, frustrasi, dan sulit mencari solusi.

4. Nilai Tambahan untuk Masa Depan

Mahasiswa dengan mindset siap akan melihat peluang, bukan sekadar mengikuti prosedur. Mereka mampu menjadi problem solver dan inovator.

Contoh: mahasiswa gizi yang tidak hanya memberikan edukasi gizi di kelas, tetapi juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi sehat kepada masyarakat luas.

-  Karakteristik Generasi yang Tangguh dengan Future Ready Mindset

- Resiliensi: mampu bangkit dari kegagalan dan belajar dari kesalahan.

- Adaptif: cepat menyesuaikan diri dengan perubahan sistem, teknologi, atau lingkungan kerja.

- Solutif: tidak terjebak pada masalah, tetapi mencari berbagai alternatif solusi.

- Inovatif: berani mencoba hal baru dan menciptakan ide-ide segar.

Sebaliknya, generasi tanpa future ready mindset akan:

-Mudah menyerah ketika gagal.

- Sulit beradaptasi dengan sistem baru.

- Hanya fokus pada masalah tanpa mencari solusi.

- Cenderung tertinggal dan tidak kompetitif.

5.Tantangan Zaman Sekarang

- Perubahan yang sangat cepat di berbagai bidang.

- Kemajuan teknologi seperti AI, robotik, big data, yang mulai menggantikan peran manusia.

- Banjir informasi, termasuk hoaks yang dapat menyesatkan masyarakat.

- Masalah kesehatan makin kompleks: pandemi COVID-19, stunting, obesitas, hingga penyakit-penyakit baru.

Mengapa Future Ready Mindset Penting untuk Mahasiswa Kesehatan

Perubahan Cepat di Dunia Kesehatan

Contoh: saat pandemi COVID-19, standar pelayanan kesehatan berubah drastis dalam waktu singkat. Mahasiswa kesehatan dituntut untuk cepat menyesuaikan diri.

- Peran Teknologi

Tenaga kesehatan masa depan harus melek teknologi, karena AI sudah digunakan untuk membantu diagnosa, robotik digunakan untuk operasi, dan big data untuk penelitian.

- Tuntutan Global

Dunia internasional membutuhkan tenaga kesehatan yang profesional, inovatif, dan mampu bersaing secara global.

- Persiapan Mental Sejak Dini

Mahasiswa dengan mindset siap akan lebih percaya diri, mampu mengatur masalah, dan tidak mudah stres.

Tips Menjadi Mahasiswa dengan Future Ready Mindset

1. Miliki Growth Mindset – selalu terbuka untuk belajar hal baru, tidak takut gagal.

2. Belajar Mandiri – tidak hanya mengandalkan dosen, tetapi mencari sumber pengetahuan dari berbagai platform.

3. Jaga Kesehatan Fisik dan Mental – karena tubuh dan pikiran yang sehat adalah modal utama.

4. Biasakan Kolaborasi – dunia kerja membutuhkan kerja tim, bukan hanya kerja individu.

5. Melek Teknologi – kuasai media digital, manfaatkan sosial media untuk edukasi kesehatan.

- Contoh Nyata di Dunia Kesehatan

Dengan Future Ready Mindset:

Seorang mahasiswa gizi membuat konten edukasi tentang pola makan sehat di Instagram. Ia tidak hanya mengedukasi pasien di ruang konsultasi, tetapi juga menjangkau masyarakat luas melalui media digital.

Tanpa Future Ready Mindset:

Mahasiswa hanya menunggu pasien datang, tidak memanfaatkan teknologi, dan akhirnya kalah bersaing dengan tenaga kesehatan lain yang lebih inovatif.

Future Ready Mindset adalah bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan zaman yang serba cepat dan penuh ketidakpastian. Dengan mindset ini, mahasiswa bukan hanya menjadi tenaga kesehatan yang mengikuti prosedur, tetapi juga problem solver, inovator, dan agen perubahan.

Bagi mahasiswa kesehatan, memiliki future ready mindset berarti lebih siap menghadapi perubahan teknologi, tantangan global, dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Dengan mental yang kuat, kemampuan beradaptasi, serta konsistensi membangun diri, mahasiswa akan lebih mudah mencapai kesuksesan di masa depan.

https://fkes.unusa.ac.id

https://unusa.ac.id

Komentar